Aldo dan kemampuan Story Telling nya..
Aldo, si bungsuku yg hampir 5 tahun usianya ini punya karakter yg jauh berbeda dengan kakaknya, Ares. Kalau Ares lebih suka duduk diam dan fokus pada sesuatu di depannya, Aldo lebih suka lari keliling rumah, mengobrak abrik segala sesuatunya dan sangat suka berbicara, entah itu menceritakan sesuatu, atau berbicara dengan orang lain, bahkan yg baru dikenalnya sekalipun..kalau dia sudah berbicara…nyerocos gitu…waduh..semua orang harus mendengarkan dia, gak boleh ngomong sampai dia selesai. Dengan kemampuan nyerocosnya itu, kemampuan bahasa Inggrisnya pun aku rasa jauh diatas Ares, kosa katanya menjadi lebih banyak, dan kemampuan merangkai kalimat dalam bahasa Inggris kadang membuat aku dan papanya terkagum2. Aku atau papanya berkewajiban membacakan mereka buku sebelum tidur, dan buat Aldo sendiri, yg belum terlalu lancar membaca, aku membacakan buku secara full dan biasanya dia kalau dia suka dengan ceritanya, dia akan meminta ulang aku membacakan untuknya, dan kemudian dgn alasan capek, aku memintanya untuk menceritakan ulang buku itu buat aku, yg aku rasa sedikit banyak juga membantunya dalam menyusun narasi cerita.
Bikin Roti… :)

seriusnya...
Pas hari Imlek Senin kemarin, sekolah Ares libur, tetapi murid2 libur bukan karena perayaan Imleknya, seperti yg terjadi di Indonesia, dimana semua instansi dan sekolah hampir semuanya libur, tetapi di sini, perayaan Imlek tidak terlalu tampak, bahkan terlihat hampir sama dengan hari2 biasa….dan sekolah pada libur karena semua guru sedang menghadiri Staff Development dari School District.
Ares dan Harmonica buatannya..
Ares lagi seneng “bikin-bikin” percobaan…suatu waktu dia mengambil beberapa gelas dan mengisinya dengan air, terus ujung gelas dipukul2 pake sendok..lalu dia teriak..Ma..suaranya beda2!!!
Di kala yg lain, dia mematikan semua lampu di rumah, lalu mengambil senter, kertas dan gelas dan mengisi gelasnya dengan air..lalu air di dalam gelas itu di senternya ..dan teriaklah dia…Ma..liat..liat..sini…ada pelangi nih…!!!
Kali ini dia pengen bikin alat music…jadilah kita browsing..cari yg gampang dan murah..dan prosesnya sempat aku videokan…meskipun hasil videonya kurang memuaskan, tetapi setidaknya aku bisa mendapatkan moment saat dia sedang senang2nya melakukan “Prakarya”
Untuk membuat harmonica ini, bahannya murah meriah: 2 stick ice cream, 3 karet gelang, dan karton
sumbernya sendiri kami ambil dari : www.raft.net
disana ada banyak percobaan2 science yg bisa dibuat di rumah..silahkan download sendiri pdf nya
Main ke Science Festival…

melihat bentuk matahari..
Hari Minggu, 6 November 2011 kemarin kami mengunjungi Bay Area Science Festival di AT & T Park San Fransisco. Kami mengetahui event ini dari brosur yg dibagikan di kantor papa karena Chevron menjadi salah satu sponsornya. Event ini gratis dan terbuka bagi siapa saja. Dan tentu saja, kami tidak mau kehilangan kesempatan utk datang ke tempat ini untuk lebih mengenalkan Ares dan Aldo pada dunia Science.
Celebrating Papa’s Birthday
Hari ini papa berulang tahun. Tanggal lahirnya kebetulan bertepatan dengan hari Sumpah Pemuda, 28 Oktober. Namun tak ada yg istimewa, dan pagi tadi kami lewati dengan kegiatan yg sama dengan hari2 kemarin, antar papa ke kantor, lalu ares dan aldo ke sekolah. Hanya saja setelah bangun pagi, mereka mengucapkan “Happy Birthday Papa” dan memberikan ciuman sayang pada papa.
Family Fun Night
Hari ini sekolah ares mengadakan Family Fun Night, yg tujuannya untuk mengakrabkan murid, guru dan orangtua di awal tahun ajaran. Selain dinner dan ramah tamah, acara ini juga diisi dengan dancing dan Bingo Games.

dinner dulu ...
Acara dimulai dari jam 6 sore, dan meskipun kami datang terlambat (karena harus menjemput papa di kantor), namun kami masih bisa mengikuti keseluruhan acaranya. Setelah registrasi, kami mendapatkan dinner coupon dan juga Binggo Cards. Setelah dinner selesai, Binggo games pun dimulai.
Permainan ini sederhana, setiap orang mendapatkan 4 kartu yg berisi berbagai angka dalam kotak. MC akan menentukan pola angkanya, misalnya pola T, atau L, atau X, dan kemudian menyebutkan angka2 tertentu. Orang yg pertama berhasil membuat pola yg ditentukan dengan angka2 yg telah disebutkan MC tadi, dialah pemenangnya.

dancing time... PD aja
Masing2 kami memegang 4 kartu. Ares juga pegang 4 kartu, dan berusaha menyimak apa yg dikatakan oleh MC nya, meskipun akhirnya dia masih kembali bertanya pada saya. Pasti karena omongan MC nya yg terlalu cepat sehingga dia agak kesulitan untuk mengikutinya
Menurut saya, itu bagus2 aja buat dia, untuk melatih listening dan logikanya. Dia harus bisa mencari angka yg disebut MC dan mengurutkannya sesuai pola yg diminta, dan kalo semua angkanya bisa membentuk pola tertentu lebih dulu, dia bisa menang.
Meskipun kami tidak menang, karena dari 16 kartu yg kami pegang, tak satupun yg

No BINGGO
menghasilkan BINGO, tapi kami cukup bersenang2 malam ini, setidaknya ares dan aldo, bisa bermain dan menari bersama teman2 mereka. I had a great time… Ares said on the way home…
we had too son…
Belajar Membedakan keinginan dan kebutuhan
Di bulan Oktober mendatang, ada pertunjukan Disneyland on Ice di Oakland, yg jaraknya kurang lebih 30 menit driving dari San Ramon. Kami mengetahui tiketnya sudah mulai dijual dari teman yg kebetulan sudah membeli tiket pertunjukan tersebut. Awalnya kami tertarik utk menonton pertunjukan tersebut, apalagi buat Ares dan Aldo, yg kami pikir pasti senang kalau dibawa menonton pertunjukan yg tokoh2nya adalah tokoh kartun favorit mereka.
San Ramon … oh San Ramon…

First Day Arrived ...
Sudah kurang lebih 1 minggu kami berada di kota ini, San Ramon, California. Sejak kedatangan pertama kami hari jumat lalu, 05 agustus 2011. Belum banyak aktifitas yg kami lakukan dan bisa diceritakan, tetapi tetap saja ada kejadian2 lucu yg rasanya bisa kami share di sini… J
Kami sampai di San Fransisco Airport tgl 5 agustus 2011 jam 13.40 waktu setempat, di airport kami dijemput oleh agen dari going-there, agen yg ditunjuk oleh company papa utk meng-assist hari2 pertama kami di kota itu. Dari San Fransisco, kami harus naik mobil kira2 kurang lebih 45-55 menit utk mencapai San Ramon, dan tiba di Residence Inn Marriot, akomodasi sementara kami.
Ares dan kritikannya…
Ares, putra pertama kami masih berusia 5 tahun, tetapi dibanding teman2 sebayanya, dia kelihatan lebih dewasa, bahkan saat berkumpul bersama beberapa teman di beberapa kesempatan, mereka seringkali memuji Ares…ih ares pinter ya…ares dewasa ya..ares mandiri ya…enaknya punya anak kayak ares…atau komentar yg lebih lucu lagi; ah aku juga mau punya 10 anak kalo anakku semua kayak ares…hahahaha…
Ttg komentar yg satu itu, saya jadi berpikir, apakah mempunyai anak itu semudah itu? Maksud saya, dalam pandangan saya dan suami, mempunyai anak tidak hanya sekedar memberi makan yg cukup, pakaian yg bagus, imunisasi lengkap, mainan yg mahal, sekolah yg internasional ataupun yg lain yg berhubungan dengan materi..tetapi saat kita diberi Tuhan kepercayaan utk “dititipi” anak, ada banyak tanggung jawab di dalamnya, selain menjadikannya pintar tentu saja. Ada tugas yg harus diemban orangtua utk menjadikan anak2 mereka manusia jujur, tangguh, mandiri, percaya diri, mempunyai life skill, bisa beradaptasi dengan siapa saja, dan tau tujuan hidupnya…dan itu tidak bisa diserahkan orangtua kepada pihak lain, sekolah dan guru misalnya…tanggung jawab itu ada di orangtua…dan itu merupakan tanggung jawab yg sangat besar…
Ares memang masih 5 tahun, tetapi kami memperlakukan dia dan adiknya seperti lelaki dewasa. Dan postingan kali ini saya ingin bercerita ttg kritikan2nya yg tiba2 menyadarkan saya, mengubah cara pandang saya, bahkan memaksa saya utk berubah.